Bedah Strategi Social Media Netflix Indonesia

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Bedah strategi nya social media Netflix Indonesia kuy gan. Enak banget nih cuaca dingin, angin sepoy-sepoy sambil bedah strategi aplikasi streaming favorit sejuta umat.

Hayoo, ngaku siapa yang sering nonton film lewat netfli?? Juju raja deh jangan bohong yak. Gue juga kok nonton film disini. Tapi tau ga sih kenapa kalian milih gunakan netfli daripada applikasi streaming yang lain???

Mau tau ngga jawabannya?? Kalo gamau tau yaudah gausah di baca. Kalo mau tau wajib baca artikel ini sampe habis. Eits jangan baca doang, kudu di share juga ya, awas aja lo gamau share. Gue jitak!!

Ada apasih dengan Netflix kemarin??

Lo tau ngga, kalo postingan LinkedIn Netflix viral banget. Yaps, coba lo check photo di bawah ini.

Postingan LinkedIn nya Netflix yang viral kemarin gan

Ya bagi banyak orang ini cuma kata-kata penyemangat aja. Tapi jika diteliti lebih dalem lagi, si Netflix mau ngeinfluence kepada followers nya jikalau dalam kehidupan gada yang mustahil. Karena mereka juga dimulai dari sebuah DVDS.

Konsep nya sama seperti artikel strategi raw marketing nya traffic bun yang gue tulis kemarin. Coba lo check deh di link ini https://boskonten.com/fadil-jaidi-dan-strategi-marketing-digital-traffic-nya/.

Gimana?? Sama engga kira-kira?? Gue merasa sih ada persamaan strategi marketing antara traffic bun nya Fadil Jaidi dengan Netflix Indonesia ini.

Lah kok bisa viral ya postingan tersebut??? Ya viral la karena Netflix ngikutin trend. Trend pasang baliho dengan berbagai kata-kata. Tapi ga Cuma sampe disini aja, gue  mau bedah social media nya Netflix Indonesia. Skuy ikutin perjalanan artikel ini terus!!

Strategi Netflix Indonesia ngembangin social media nya

Engagement Rate Netflix dengan kompetitor lain

Ini performance dalam satu bulan saja, lho!

Followers, ER, dan Avg. Post/day antara Netflix, Vidiodotcom, dan Disney

Netflix Yuk, lanjut! Kita bahas tentang Bagaimana strategi Netflix dalam mengembangkan social media-nya. Ehmm…. Jadi penasaran banget!!!

Strategi pengembangan social media nya gimana sih??

Build Content Pillar, Tone & Voice

Kalian udah tau belum pengertian nya?? Jika belum, content pillar adalah susunan content berupa tema, topik, dan turunannya yang akan dibangun di social media. Sedangkan Tone & Voice, bagaimana cara admin berkomunikasi dengan audiencenya.

Content pillar Netflix sangat konsisten, berisi tentang promosi film/serial terbaru di Netflix, namun dikemas dengan gaya humor, santai, dan sangat menghibur.  Gaya bahasa yang digunakan, cara admin merespon semuanya konsisten seperti berbicara dengan orang yang sama.

Jadi dengan kata lain, pahami bisnis kamu dan jadikan produkmu sebagai bagian dari content di social media. Promosi juga ga harus selalu hard selling, tapi bisa menawarkan content yang valuable.

Real Human & Engage

Ngerasa kan? Ngobrol dengan admin Netflix itu, berasa kayak lagi ngobrol sama teman sendiri. Bukan admin robot yang bahasanya kaku dan formal.  

Gak jarang, si Mimin juga bales-balesin comment & ikut nimbrung obrolan yang lagi rame di followersnya. Ini yang membuat akun Netflix semakin dicintai.

So, Insightnya: Buat akun social media kita selayaknya “beneran orang”. Walaupun kita gak ketemu dengan audience, buat seperti tidak ada jarak antara Mimin dan Netizen.

Kesimpulan nya yakni audience tuh maunya dihibur, dikasih tahu sesuatu yang baru, dibikin penasaran, dan kita jadi bagian dari solusi hidupnya mereka. Menurut saya, Netflix punya itu semua.

There’s no place for hard selling

Sadar gak? Kalau Social Media Netflix hampir gak ada promosi secara langsung atau Hard Selling. Gak ada content yang dia secara sengaja kasih diskon, promo, nawarin install aplikasi, ataupun iklan.

Iklan ada dijalankan, akan tapi tidak masuk dalam content pillar yang dibangun di social media. Walau begitu, usernya terus bertambah. Keren!

Tapi, audience selalu diberikan rasa penasaran, review film yang menarik, dan secara gak langsung mengarahkan audience untuk punya aplikasinya juga.

Relate to audience

“Ih, kok gw banget?”

“Ya ampun beneran ini relate deh!”

“Hahahaha, tau aja sih Mimin…”

Siapa nih yang selalu ngecomment karena merasa ada keseniambungan dengan keadaan dan konten sosial media apapun???

Jikalau lihat content Netflix reaksi kita: Itu semua, karena Netflix bisa bikin content yang relate dengan audiencenya & dikemas dengan ringan. Sudah pasti, team di belakangnya selalu riset apa yang lagi rame dan yang jadi masalah keseharian audience Netflix Indonesia.

Percaya deh! Content yang “riding the wave” itu impactnya ga kaleng-kaleng kalau bisa memanfaatkannya dan “Dengerin” apa sih yang lagi diperbincangkan oleh audience / customer agar kamu benar-benar kenal dengan mereka dan bisa nimbrung deh nantinya.

Dan ini beberapa tools yang membantu kalian untuk tau trend di sosmed apa aja, seperti Brand24, Trend24, Google Trend, Sonar, dan sebagainya.

Yuk, semangat para Sosmed Specialist/Strategist. Selalu riset trend yang lagi berkembang di industri yang kamu geluti.

Dari Netflix kita belajar pentingnya untuk memahami audience dan senantiasa dekat dalam aktivitas atau kehidupan mereka. Pastinya, setiap social media business, pasti punya karakter dan strateginya masing-masing. Temukan formula yang tepat agar bisa mencapai tujuan.

Semoga Content Belajar dari Netflix Ini Bermanfaat, ya!


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan