Bagaimana Cara Menulis Artikel Agar Kreatif dan Konsisten?

menulis
Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Cara menulis yang baik dan benar. Cara menulis yang bagus.

Kalimat di atas adalah contoh kata kunci yang kerap orang-orang gunakan di mesin pencarian. Untuk bersinar, banyak yang ingin memulai segala sesuatu dengan baik. Itu tidak salah, hanya saja kurang lengkap. Agar dapat berkembang dalam menulis, kamu juga perlu untuk jadi konsisten.

Ya, benar, konsisten. Sesuai dengan judul, kamu akan belajar satu per satu hal yang perlu kamu ketahui untuk jadi konsisten. Baik konsisten dalam membuahkan artikel maupun mempertahankan kualitasnya.

Sudah siap? Kami akan memandumu selagi kamu scroll ke bawah.

Hal dasar saat menulis artikel

Buatlah headline dengan kata-kata yang mudah dipahami dan mengandung emosi (baik positif maupun negatif). Headline adalah hal yang membuat mereka ingin membuka artikelmu. Kamu bisa buat dalam bentuk daftar atau dengan call to action seperti ini.

  • “10 Cara Terbaik Meningkatkan Penghasilan Tambahan dengan Efektif”
  • “Pahami Ini Agar Tidak Menyesal Saat Travelling ke Luar Negeri”
cara menulis
Biasanya, membuat headline membutuhkan waktu lama karena merupakan bagian terpenting. (Sumber: Unsplash).

Agar mereka ingin lanjut membaca artikelmu, paragraf pembukamu tidak boleh terlalu panjang dan menggunakan bahasa rumit. Jadi, pastikan paragrafmu singkat dan nyaman dilihat. Kamu juga bisa menggunakan tool pada daftar rekomendasi ini.

Artikel juga dikatakan menarik saat mampu membangun hubungan dengan pembacanya. Kamu bisa menulis dengan cara yang lebih personal dan mengajak mereka melakukan sesuatu dengan menyelipkan call to action.

Lakukan ini saat kehabisan ide menarik

Saat kamu mengalami creative block, kamu bisa melakukan hal-hal ini untuk membantumu. Lalu, siapkan jurnal untuk menampung ide yang terlintas di pikiranmu sebagai bank ide.

Menurut Inc.com, membaca ulang tulisanmu (jangan berbisik, baca dengan keras) bisa membuatmu menemukan kesalahan yang perlu kamu perbaiki. Selain itu, kamu juga bisa kepikiran ide yang lebih brilian saat mendengarkan tulisanmu sendiri.

Terakhir, kamu perlu mendapatkan sudut pandang lain. Baik melalui tulisan ataupun saran langsung dari penulis lainnya. Dari sini kamu bisa tahu apakah penulisanmu masih awkward ataukah masih kurang menarik untuk mendapatkan klik.

cara menulis
Jika kamu sudah mengumpulkan ide, ini saatnya untuk menyusun strategi untuk mewujudkannya. (Sumber: Unsplash).

Tetap aktif produksi tulisan dengan ini

Untuk memastikan kamu tetap aktif menulis, kamu bisa memasang target pengunggahan artikel dengan realistis. Kamu bisa mulai dari 2 minggu sekali, lalu pelan-pelan meningkatkan frekuensi pembuatan artikel. Namun, jika targetmu adalah setiap minggu, ini bisa membantu kamu meski kamu kekurangan waktu.

Selain itu, dalam tips menulis cepat secara konsisten dari Grammarly, kamu perlu membuat outline sebelum menulis draft artikel. Yap, ini bisa memudahkan kamu mencapai target artikel dengan struktur yang jelas dalam waktu cepat.

β€œCourage is the most important of all the virtues because without courage, you can’t practice any other virtue consistently.”

Maya Angelou

Seperti kata Maya Angelou, kamu tidak akan bisa konsisten sebelum berani memulai sesuatu. Jadi, sudahkah kamu kumpulkan keberanianmu?


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan