8 Contoh Content Writing yang Bisa Kamu Jelajahi untuk Perkaya Portofoliomu

contoh content writing
Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Selain caption Instagram dan blog, content writing mu biasanya berupa apa saja? Atau… memang hanya itu-itu saja? Kalau gitu, ini saatnya untuk meningkatkan kemampuan content writing kamu dengan coba hal-hal baru. Ini dia beberapa contoh content writing yang bisa kamu coba.

Frequently Asked Questions (FAQs)

Ini nih, salah satu jenis konten yang biasanya suka dicari audience saat pertama kali mengunjungi suatu website. Kenapa begitu? Ini karena FAQ biasanya sudah memberi gambaran besar tentang produk atau jasa usaha tertentu.

Saat mengumpulkan FAQ, pertimbangkan pula apakah pertanyaan itu akan berkaitan dengan fitur produk, proses penggunaan, atau pembeliannya.

Video

Pembuatan video bukan hanya tentang pintar-pintar menggunakan kamera dan editing, tapi juga penulisan yang menarik. Melalui naskah video, kamu bisa mengasah kemampuan story telling kamu sebagai seorang penulis. Menurut Skeleton Production, mulailah dengan ringkasan yang berisi pertanyaan 5W, kamu bisa unduh template-nya di sini.

Gambar dan Poster

Siapa bilang gambar tidak perlu content writing di dalamnya? Gambar yang baik adalah gambar yang mengandung konteks dan juga bisa menceritakan sesuatu kepada audience-nya. Hitung-hitung, kamu juga bisa unjuk kemampuan mengeditmu dari gambar-gambar ini. Kalau kamu masih awam dengan mendesain, kamu bisa coba tools ini.

Penghargaan

Penghargaan bisa terkesan biasa saja bahkan bisa jadi negatif kalau kamu tidak bisa menyampaikannya dengan baik. Kamu bisa menjadikan jenis konten ini tantangan untuk mengolah tata bahasa kamu dalam menulis agar persuasif namun tidak membual.

contoh content writing
Sumber: Unsplash

Deskripsi Produk

Deskripsi produk yang terlalu kaku dan ilmiah sudah tidak jaman lagi. Seiring dengan bertumbuhnya UMKM dan start-up, kreativitas produk dari segala aspek juga semakin meningkat. Kamu bisa berlatih mempelajari audience, keinginan eksternal dan internal mereka, serta pemilihan kata yang paling menggugah untuk mereka.

Testimoni Pengguna

Konten ini memang terlihat hanya mengutip kalimat dari pengguna. Penulis konten sepertinya tidak ambil banyak bagian untuk ini. Namun, ada kalanya testimoni justru terlihat tidak menarik.

Jadi, butuh kemampuan untuk menyusun pertanyaan yang akan kamu sampaikan ke pengguna. Setelah, itu kamu harus memilah lagi informasi yang akan kamu tunjukkan agar menjadi suatu testimoni. Kamu bisa melihat beberapa contoh testimoni berikut menurut Sixads.

Studi Kasus

Saat menulis konten, ada waktunya kamu menulis berdasarkan pendapat pribadi atau analisis kamu akan sesuatu. Nah, di studi kasus ini, kamu dapat menunjukkan kemampuan kamu mempelajari situasi dan memberikan pemahaman kepada audience kamu.

E-Book

Ini adalah contoh content writing terakhir dan juga mungkin yang terberat bagimu. Namun jangan salah, jenis konten ini bisa jadi salah satu portofolio kamu yang paling menarik. Selain itu, kamu juga bisa dapat cuan dari ini.

content writing
Sumber: Unsplash

Apa ada jenis konten yang paling menarik perhatianmu? Kalau begitu, ini saatnya untuk bereksperimen! Jangan lupa selalu pertimbangkan target audience saat menulis. Selamat mencoba.


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan