Strategi Marketing HMNS, Brand Parfum Lokal yang Saingi Dior Hingga Chanel

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Strategi Marketing HMNS, Brand Parfum Lokal yang Saingi Dior Hingga Chanel- Berbicara soal penampilan, tak lengkap rasanya jika tidak menyinggung parfum. Parfum saat ini menjadi kebutuhan penting untuk menunjang penampilan, terutama bagi masyarakat urban. Meski hanya memberikan aroma, tetapi parfum cukup ampuh untuk meningkatkan mood dan rasa percaya diri. Beberapa orang bahkan rela merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah hanya untuk membeli parfum berkualitas dari brand ternama dunia. Di samping harganya yang fantastis, beberapa parfum tersebut juga tidak mudah dijangkau.

Rizky Arief (CEO dan Founder HMNS) menyadari permasalahan itu. Kemudian ia memberanikan diri untuk meracik parfum khas Nusantara dengan kualitas terbaik dan harga yang affordable. Brand yang didirikannya di tahun 2019 ini ternyata mendapatkan antusias yang luar biasa. HMNS berhasil menduduki peringkat ke-5 dalam kategori Top Brand Parfum di Shopee dan Tokopedia versi Compas.co.id di tahun 2021. Kira-kira strategi marketing apa yang dilakukan HMNS untuk menyaingi para kompetitornya? Yuk, kita sama-sama bedah strategi marketing HMNS!

strategi marketing HMNS
HMNS menduduki peringkat ke-5 dalam Top Brand Parfum versi Compas.co.id (Sumber: https://www.instagram.com/compas.co.id/)

Bedah Strategi Marketing HMNS

HMNS melakukan pemasarannya secara online sejak awal didirikan. HMNS mulai memperkenalkan brandnya dengan cara menceritakan bagaimana awalnya ide untuk membuat parfum terbentuk. Kemudian dilanjut dengan memperkenalkan produk pertamanya melalui platform sosial media. Di sinilah tantangan dimulai. HMNS harus pintar mendeskripsikan seperti apa aroma produknya karena aroma parfum tidak bisa tercium melalui ponsel. HMNS berusaha untuk menyampaikan aroma secara digital melalui strategi marketing storytelling.

Strategi Marketing Storytelling

Sang founder mengaku bahwa strategi marketing storytelling lah yang mampu membius orang lain untuk membeli produknya. Setelah menganalisis kebutuhan konsumen dan membuat produk sesuai dengan kebutuhan target pasar, langkah selanjutnya adalah menceritakan proses kurasi produk. Melansir geometry.id, Rizky menyatakan bahwa HMNS menceritakan kembali setiap proses pembuatan produknya di sosial media. Termasuk menghadirkan cerita dari setiap varian parfum yang mereka buat.

strategi marketing hmns
Salah satu strategi marketing storytelling HMNS (Sumber: https://www.instagram.com/hmns.id/)

“Melihat potensi dari penjualan secara online ini juga mendorong tim HMNS untuk melakukan strategi marketing storytelling di mana kita nggak cuma ingin pelanggan bisa tahu lebih ‘dekat’ dengan fragrance yang ada di HMNS, tapi customer juga memiliki relation yang dekat dengan orang-orang yang berada dibalik HMNS” – Martha Gloria (Head Marketing HMNS)

Dilansir dari rimma.co

Testimoni Konsumen

HMNS juga dikenal sangat menghargai setiap ulasan yang diberikan konsumennya. HMNS menyusun cerita melalui testimoni-testimoni konsumennya sehingga produk menjadi lebih nyata. Sebagai brand yang baru dirintis, testimoni sangatlah penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Testimoni konsumen juga merupakan bagian dari teknik word-of-mouth. Oleh sebab itu, HMNS berupaya untuk terus menampung dan membagikan testimoni konsumennya agar calon konsumen lebih percaya dengan kualitas produk mereka.

Untuk membangun hubungan yang baik dengan konsumennya, HMNS sangat mengandalkan customer relationship. HMNS berinteraksi dengan para konsumennya melalui sosial media dengan menciptakan sebuah karakter dan cara berkomunikasi yang friendly. Selain melayani konsumennya dengan baik, HMNS juga memberikan konten edukasi mengenai perfumery. Dengan begitu, pesan yang ingin mereka sampaikan akan lebih mudah diserap oleh konsumen.

strategi marketing HMNS
Konten edukatif HMNS (Sumber: https://www.instagram.com/hmns.id/)

Interaksi dengan Konsumen

HMNS sangat mewadahi konsumennya untuk menyampaikan tanggapan mereka mengenai produknya. Konsumen akan diminta untuk mendeskripsikan aroma parfum HMNS yang mereka punya melalui pemikiran dan gaya bahasanya sendiri. HMNS juga berusaha untuk menyampaikan cerita dan informasinya melalui gaya bahasa yang familiar bagi semua kalangan. Dengan demikian, terjadi interaksi yang saling menguntungkan sebab konsumen akan merasa didengar dan diapresiasi atas tanggapan yang mereka berikan.

Tentunya, seluruh kegiatan marketing yang HMNS lakukan tidak terlepas dari peran para admin yang aktif merespon berbagai pertanyaan serta ulasan yang disampaikan konsumen. Konsumen akan memiliki keterikatan dengan sebuah brand ketika brand tersebut sangat responsif atas pertanyaan atau ulasan yang mereka sampaikan. Itulah mengapa konsumen HMNS cukup loyal karena merasa lebih dekat melalui interaksi dan cerita yang HMNS bagikan. Hal tersebut tentu efektif dalam memperkuat brand engagement.

Dengan strategi marketing yang mantap dan pelayanan yang optimal, tak heran jika HMNS berhasil menjual 10.000 pcs parfum setiap bulannya hingga menyaingi brand-brand kelas atas seperti YSL, Dior, Bvlgari, Victoria’s Secret, hingga Channel! Sangat menarik ya?


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan