Metamorfosis Netflix yang Dulunya Tempat Sewa DVD

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Squid Game adalah salah satu serial Netflix yang sedang naik daun (Sumber: wallpapersden.com/).

Apa sih yang kalian pikirkan saat menonton Netflix? Kalau kalian kepikiran Squid Game atau Money Heist, berarti kalian sudah kecantol banget dengan film produksi Netflix ini. Tapi, kalian tahu tidak kalau Netflix sebelumnya tidak memproduksi filmnya sendiri? Belum lagi dulunya Netflix hanya situs sewa DVD, loh!

Menurut The Street, Netflix adalah usaha dari Reed Hasting dan Marc Randolph pada tahun 1997. Awalnya, mereka ingin membuat usaha Amazon versi mereka sendiri.

Situs Penyewaan DVD

Netflix memulai bisnisnya sebagai sarana untuk menyewa DVD secara online. (Sumber: https://unsplash.com/photos/4Aqnfmlx1EM).
Netflix memulai bisnisnya sebagai sarana untuk menyewa DVD secara online. (Sumber: unsplash.com/photos).

Netflix berawal dari situs penyewaan DVD dimana konsumennya menyewa beberapa judul DVD dari situs dan perusahaan ini mengirimnya melalui pos. Pada tahun berikutnya, Netflix menyajikan layanan subscription bagi konsumennya. Keuntungan yang mereka tawarkan dalam layanan ini adalah menyewa DVD dalam jumlah tidak terbatas dengan harga rendah. Saat tahun 2002, Netflix menyajikan sistem rekomendasi dengan memperkirakan film-film yang para penontonnya sukai.

Layanan Streaming

Netflix beralih menjadi bisnis layanan streaming yang cukup diminati.(Sumber: https://unsplash.com/photos/EOQhsfFBhRk).
Netflix beralih menjadi bisnis layanan streaming yang cukup diminati. (Sumber: unsplash.com/photos).

Setelah sukses mencapai 5 juta subscriber pada tahun 2006, Netflix membuka layanan streaming pada tahun berikutnya. Yap, kamu juga pasti tahu, sebelum Netflix memproduksi film sendiri, perusahaan ini menawarkan streaming film-film yang sudah ada. Pada awalnya, mereka memulai layanan ini dengan kurang lebih 1000 judul film. Dengan layanan ini, Netflix berhasil melakukan ekspansi ke banyak negara dan perangkat elektronik.

Produksi Tayangan Sendiri

Nerflix mengeluarkan film produksinya untuk bersaing dengan layanan streaming lainnya. (Sumber: https://unsplash.com/photos/9uS7yhHjSuY).
Nerflix mengeluarkan film produksinya untuk bersaing dengan layanan streaming lainnya. (Sumber: unsplash.com/photos).

Munculnya kompetitor dengan hak cipta tayangannya sendiri seperti Disney+ tentunya mengharuskan Netflix untuk bertahan. Perusahaan ini pun memproduksi tayangan sendiri seperti series dan film. Saat ini, seluruh dunia dapat merasakan layanan Netflix dengan tayangan yang memberi pengalaman menarik bagi penontonnya.

Wah, keren banget kan? Metamorfosis yang Netflix lalui merupakan gabungan inovasi, adaptasi, dan rasa ingin terus berkembang dalam kompetisi bisnis. Usaha yang mengawali bisnis dengan skala kecil kini telah menjadi konsumsi di seluruh dunia. Kalau kita pikir-pikir, rasanya merinding sendiri ya!

Kamu juga bisa loh seperti Netflix, yaitu dengan cara konsisten untuk menjadi lebih baik. Coba mulai dengan mempelajari hal yang kamu minati secara konsisten melalui berbagai sumber, salah satunya blog Boskonten. Menurut kamu bagaimana nih? Komentar di bawah ya!


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan