Bangun Personal Branding yang Kuat ala Lifni Sanders

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Bagi kamu yang ingin menaikkan karirmu, kamu bisa belajar dari Lifni Sanders, pemilik channel YouTube livjunkie yang memiliki personal branding yang kuat. Berkat itu, Lifni telah melakukan kolaborasi dengan salah satu brand kecantikan Indonesia berupa cushion foundation.

Jika kamu belum familiar dengan istilah produk kosmetik, cushion foundation adalah produk cair yang berfungsi menutupi kekurangan pada wajah. Warnanya menyamai warna kulit serta dikemas dalam kemasan kompak lengkap dengan spons dan kaca.

Hal yang membuat produk kolaborasi ini spesial adalah pilihan warna gelap yang variatif. Ini sangat menyiratkan impian perempuan Indonesia berkulit gelap untuk mengenakan kosmetik. Tentunya, produk tersebut telah menarik perhatian banyak orang.

Personal branding memang memiliki efek sebesar itu, apalagi jika kamu seorang self employed. Nah, disini kita akan mengupas satu persatu apa saja yang menguatkan personal branding Lifni Sanders. Simak di bawah, ya!

Ulasan Jujur Itu Berkesan

Memperkuat personal branding diawali dengan jujur pada diri sendiri dan audience. (Sumber: https://unsplash.com/photos/Pd3ml1YRPlg)
Memperkuat personal branding diawali dengan jujur pada diri sendiri dan audience. (Sumber: unsplash.com/photos)

Seperti yang dibahas sebelumnya, Lifni memang terkenal terlalu jujur saat memberikan ulasan. Bahkan, dia juga tidak segan menyampaikan ketidakcocokan dengan salah satu produk skin care dari perusahaan yang berkolaborasi dengannya. Selain itu, Lifni berani menunjukkan permukaan wajahnya yang kasar saat mengenakan riasan. Ini bukan hal kecil, ini menunjukkan bahwa riasan memang tidak dapat menutupi tekstur wajah.

Sikap jujur ini membangun kepercayaan antara Lifni dan penontonnya. Banyak orang yang menunggu ulasan darinya sebelum membeli produk tertentu. Penonton juga merasa lebih dekat dengannya karena menghadapi kenyataan yang sama, yaitu tentang tekstur permukaan wajah. Secara tidak langsung, kepercayaan diri penonton juga meningkat karena bukan hanya mereka saja yang memiliki masalah tersebut.

Percaya Diri Saat Menjadi Diri Sendiri

Kepercayaan diri Lifni menjadi nilai yang memperkuat brandingnya. (Sumber: https://www.instagram.com/p/B-OfVqmhIe_/)
Kepercayaan diri Lifni menjadi nilai yang memperkuat brandingnya. (Sumber: instagram.com/lifnisanders)

Saat mendengar kata Lifni Sanders, apa yang akan kamu bayangkan? Mungkin kamu akan berpikir tentang cara bicara yang blak-blakan, rambut palsu, suka membahas masalah jerawat, atau bahkan kosmetik untuk kulit gelap. Lifni mungkin tidak akan memiliki personal branding seperti itu jika dia tidak percaya pada dirinya sendiri.

Rasa percaya diri saat menunjukkan selera dan keresahan pribadi menjadi nilai lebih untuk mendapatkan perhatian penonton. Saat menjadi diri sendiri, penonton akan merasa sedang mendengarkan seorang teman bercerita. Tentu saja, bagi kita lebih mudah untuk bersimpati saat kita mendengarkan cerita seorang teman.

Dari Konsisten Jadi Melekat

Lifni Sanders secara konsisten menunjukkan keresahannya akan variasi warna produk kosmetik lokal (Sumber : https://www.instagram.com/p/CIH9tcGhS7M/).
Lifni Sanders secara konsisten menunjukkan keresahannya akan variasi warna produk kosmetik lokal (Sumber: instagram.com/lifnisanders).

Lifni Sanders selalu konsisten menyampaikan harapannya agar variasi warna kosmetik brand lokal semakin diperkaya. Bagaimana tidak, kebanyakan kosmetik hanya memiliki warna untuk perempuan berkulit putih dan kuning langsat. Hal ini tentunya menjadi ketidakadilan bagi para wanita dengan warna kulit berbeda yang ingin tampil cantik. Tanpa sadar, kebanyakan perempuan Indonesia jadi merasa rendah diri akan warna kulit mereka.

Tidak hanya itu, perempuan asal Papua ini selalu membahas isu colorism, yaitu diskriminasi terhadap kulit gelap. Melalui channel-nya, Lifni terus menunjukkan bahwa perempuan berkulit gelap bisa menggunakan make up.

Pesan positif yang konsisten ini akhirnya membuat Lifni dan suatu brand meluncurkan cushion foundation dengan variasi untuk kulit gelap. Bahkan, salah satu varian produk dengan warna tergelap, yaitu Penny memiliki tujuan mendobrak stereotip. Menurutnya, nama Penny memiliki kesan manis dan polos, sangat berbeda dengan stereotip galak pada perempuan berkulit gelap.

Sekarang, jika kamu tahu apa personamu, ini saatnya untuk branding dirimu! Pst, branding tidak terbatas untuk self employed, tapi juga employer alias pemilik usaha, loh. Jadi, mulailah perkuat hal itu sekarang. Siapa tahu, kamu bisa mendapatkan manfaat yang lebih dari ekspektasimu kini.


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan