Search Intent untuk Tingkatkan Traffic

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tahukah Anda bahwa terdapat satu trik rahasia yang dapat mengubah sebuah konten yang awalnya biasa saja menjadi luar biasa? Jawabannya adalah search intent. Trik ini wajib Anda ketahui agar konten yang Anda buat tidak hanya mengendap di Google, tetapi bisa mendatangkan banyak audiens atau bahkan meningkatkan traffic website Anda. Jangan terkejut jika situs Anda tiba-tiba muncul pada halaman pertama mesin pencari setelah memahami trik ini! Yuk langsung simak saja!

Apa itu search intent?

Search intent merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan tujuan audiens ketika mencari sesuatu di mesin pencari. Sederhananya, search intent adalah alasan mengapa mereka melakukan pencarian tersebut. Apakah untuk mencari informasi, mempelajari sesuatu atau membeli sebuah produk? Apapun tujuannya, hal itulah yang dinamakan search intent.

Sebut saja kopi sebagai contohnya. Seseorang yang mencari kedai kopi terdekat tentu memiliki maksud dan tujuan yang berbeda dengan orang yang mencari sejarah kopi pada mesin pencari seperti Google. Meski topiknya sama-sama kopi, namun kedua orang tersebut memiliki tujuan yang jelas berbeda.

Jenis-jenisnya

Meskipun pada nyatanya terdapat banyak sekali maksud atau intent yang orang-orang miliki ketika mencari di Google, namun sebenarnya hanya terdapat 4 kategori search intent menurut Ahrefs.com.

1. Informasi

Seperti namanya, kategori informasi ini berisikan orang-orang yang mencari informasi pada mesin pencari. Informasi tersebut bisa berbentuk apa saja. Baik itu tutorial, resep, ataupun definisi tentang suatu topik. Kategori informasi ini merupakan search intent yang paling sering dicari sebab dengan mencari satu kata saja, berbagai situs dengan informasi yang detail dapat muncul dalam waktu yang bersamaan. Contoh dari kategori ini adalah:

2. Preferensi atau Investigasi Komersial

Biasanya, seseorang akan mencari informasi terkait suatu produk pada Google sebelum membelinya. Misalnya, seorang karyawan ingin membeli laptop untuk kebutuhan kerja. Maka, ia akan berselancar pada Google dan mencari informasi seputar merek, spesifikasi serta harga laptop yang ia inginkan. Kemudian ia menemukan beberapa pilihan laptop yang sesuai dengan preferensinya. Untuk memilih laptop yang terbaik, karyawan tersebut pasti akan membandingkan satu merek dengan merek lainnya.

Beberapa contohya sebagai berikut.

  • Harga laptop 14 inch termurah
  • Rekomendasi laptop untuk kerja
  • Laptop terbaik 2021
3. Transaksi

Para pencari dalam kategori ini biasanya sudah yakin untuk membeli suatu produk atau jasa. Jika pada poin sebelumnya seorang karyawan baru melakukan riset untuk membandingkan beberapa pilihan laptop yang ia inginkan, maka pada search intent transaksi ini ia sudah memutuskan untuk membeli salah satu laptop yang menurutnya terbaik. Kemudian ia mencari toko laptop untuk membelinya. Beberapa contoh intent transaksi di antaranya:

  • Beli laptop Asus
  • Laptop Asus promo
4. Navigasi

Terdapat dua tipe pencari ketika ingin membuka atau mengunjungi sebuah website. Tipe pertama adalah mereka yang menggunakan kolom search untuk mencarinya dan yang kedua adalah mereka yang bersedia untuk menuliskan URL lengkap. Namun, sebagian besar orang termasuk ke dalam tipe pertama. Biasanya mereka menuliskan nama merek atau situs yang ingin mereka kunjungi dan Google akan menampilkan berbagai pilihan situs. Seperti contohnya:

  • Twitter login
  • WordPress
  • Google translate

Mengapa search intent sangat penting untuk SEO?

1. Google sangat peduli dengan search intent

Search intent yang tepat merupakan tujuan utama bagi Google. Karena itulah search intent sangat penting bagi SEO. Ketika seseorang mencari suatu topik yang spesifik pada Google namun hasil pencarian (SERP) menampilkan informasi yang tidak sesuai, maka Google akan mendapatkan sinyal bahwa intent yang dicari tidak cocok.

2. Memperluas jangkauan

Semakin spesifik konten Anda untuk berbagai search intent, semakin banyak orang yang dapat Anda jangkau pada berbagai tahapan. Mungkin beberapa audiens tersebut awalnya baru mengetahui merek Anda, namun lama-kelamaan besar kemungkinan audiens tersebut melakukan konversi. Anda dapat meningkatkan peluang ini untuk menjangkau para audiens dengan berfokus pada upaya untuk mencocokkan intent yang tepat.

3. Meningkatkan ranking

Karena ranking pada Google dipengaruhi beberapa faktor seperti relevansi, otoritas, dan kepuasan pengguna, maka cukup mudah untuk melihat bagaimana search intent dapat meningkatkan ranking Anda. Jika relevansinya tinggi, para audiens akan memilih untuk mengunjungi situs Anda sebab mereka menemukan informasi yang mereka cari pada situs Anda. Dengan begitu, situs Anda akan mendapatkan ranking yang cukup baik pada Google.

Cara Menentukan Search Intent

search intent
1. Gunakan keyword modifier

Pengubah keyword atau keyword modifier dapat menjadi indikator yang berguna. Kabar baiknya, terdapat berbagai alat atau tool riset keyword yang bisa digunakan. Anda bisa menggunakan fitur filter pada tool tersebut untuk mendapatkan keyword serta beberapa alternatif keyword lainnya. Anda bahkan bisa memfilter keyword berdasarkan fitur SERP.

2. Analisis SERP

Cara kedua adalah dengan menganalisis SERP. Ketik keyword yang Anda targetkan pada search bar atau kolom pencarian dan lihatlah pilihan-pilihan apa saja yang muncul dari keyword tersebut. Anda bisa mengetahui jenis hasil pencarian yang dianggap Google sebagai search intent yang paling relevan untuk setiap keyword.

Dengan memahami dan mempelajari search intent, Anda dapat dengan mudah menemukan keyword yang paling tepat untuk konten yang akan Anda buat. Keyword yang tepat sasaran tentu akan menarik banyak audiens. Jika Anda sudah memahami search intent, artinya Anda sudah setengah jalan untuk menciptakan konten yang readable dan profitable!


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan