Social Selling di Sosial Media

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Hari ini kita akan bahas mengenai social selling di sosial media. Apakah dari kalian ada yang sudah pernah dengar hal tersebut? Yaps, konsep ini merupakan teknik penjualan yang memanfaatkan media sosial untuk dapat menemukan konsumen yang memungkinkan, membangun kepercayaan, dan pada akhirnya, menjual produk atau jasa.

Sebelum membahas hal tersebut, aku mau nanya kabar kalian nih, apakah kalian sehat?? Aku doakan semoga sehat selalu yak!! Kenalan yuk, aku merupakan content writer di BosKonten yang baru, sudah 3 hari sih aku diterima magang disini. Doain terus ya semoga aku bisa ngasih konten-konten yang menarik dan tentunya juga memberikan insight baru.

Faktanya, lebih dari 70% tenaga pemasar kini menggunakan konsep ini sebagai salah satu alat untuk pemasaran (Survey LinkedIn). Metrik utama dari social selling adalah seberapa suksesnya anda mengkonversi calon konsumen menjadi konsumen dan menggerakan mereka untuk mempengaruhi seseorang untuk membeli produk yang kamu tawarkan.

Jika dipikir-pikir banyak juga ya manfaat yang dihasilkan dari social selling itu sendiri. Namun yang perlu kalian ketahui, menjalankan social selling tidak semudah membalikan telapak tangan loh. Mau tau kan beberapa pilar dari social selling agar produk kamu laris manis di kalangan masyarakat.

Pilar – Pilar Social Selling

Sama hal nya dengan content marketing yang memiliki pilar-pilar, kalian harus tau pilar apa saja yang cocok dalam social selling tersebut. Terdapat 4 pilar yang benar-benar kamu pahami. Apa saja itu?? Yuk kita bahas!!

Ciptakan Brand yang Professional

Kamu pasti pernah mendengar orang yang membeli air mineral. Ia mengatakan kepada penjual β€œBu.. beli aqua dong” padahal ia hanya ingin membeli air mineral saja, namun ada brand β€œAqua” yang ia sebutkan. Itulah contoh kecil dari menciptakan brand yang professional.

Ketika brand yang kamu ciptakan sudah kuat maka brand tersebut akan menjadi leader price di market. Tentunya dengan keuntungan tersebut maka akan mendongkrak bisnis maupun non bisnis.

Fokuskan pada target pelanggan yang tepat

Social Selling akan membantu anda dalam menemukan audience yang tepat

Social selling sangat memungkinkan untuk menemukan pelanggan serta terhubung dengan mereka secara lebih efektif dibandingkan teknik penjualan tradisional. Pelanggan umumnya merasa lebih mudah untuk melakukan percakapan melalui media sosial. Hal ini akan memudahkanmu mengidentifikasi target pelanggan yang sesuai dengan kriteria yang telah kamu tetapkan.

Memanfaat trend sosial untuk menciptakan interaksi

Berinteraksi lah dengan audience mu agar brand kamu diminati

Mengikuti alur trend sosial yang sedang hangat-hangat nya dibicarakan oleh social media user merupakan salah satu jalan untuk menciptakan interaksi. Pelanggan akan cenderung menanggapi brand dengan persona yang memiliki wawasan yang relevan. Kamu dapat mempertahankannya dengan mengikuti isu yang relevan dan memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan promosi.

Membangun hubungan dengan kepercayaan terhadap customer

Social selling yang tepat akan menciptakan kepercayaan antara anda dengan audience

Tentunya kepercayaan / trust haruslah kamu dapat dari pelanggan. Untuk mendapatkannya memang agak susah, namun anda harus tetap mencoba nya agar followers atau social media user banyak melirik konten-konten yang kamu berikan.

Gimana bermanfaatkan pastinya artikel ini. Jika iya kamu bisa share artikel ini ke teman-teman kamu dan jika ada yang ingin kamu tanyakan atau request artikel, kamu bisa comment ya!!


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan