Tips Bagimu yang Mau Buka Usaha Kecil

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Walau usaha yang kamu buka masih berskala kecil, kamu masih perlu persiapan. (Sumber: unsplash.com/photos).
Walau usaha yang kamu buka masih berskala kecil, kamu masih perlu persiapan. (Sumber: unsplash.com/photos).

Jangan salah loh, meskipun kamu mau buka usaha kecil-kecilan, bukan berarti kamu boleh menganggap kecil usaha ini. Jadi pemilik usaha itu terkadang harus multitasking! Belum lagi kalau kamu belum menguasai sepenuhnya beberapa pekerjaan yang usahamu perlukan.

Menghadapi situasi ini, kita memerlukan kiat tertentu yang bisa pemilik usaha gunakan saat memulai usaha. Bersumber dari bigcommerce.com, kamu telah merangkum beberapa hal yang dapat kamu lakukan.

Gunakan Tools dan Aplikasi

Gunakan tools dan aplikasi yang membuat pekerjaanmu lebih ringan. (Sumber: unsplash.com/photos).
Gunakan tools dan aplikasi yang membuat pekerjaanmu lebih ringan. (Sumber: unsplash.com/photos).

Namanya juga usaha kecil, jelas banget kalau modal dan sumber daya kamu tidak sebesar usaha lain yang namanya sudah terkenal banget. Kadang-kadang ada beberapa hal yang kamu harus lakukan sendiri. Maka dari itu, untuk mempermudah kamu dan memaksimalkan pelayanan usahamu, gunakan tools dan aplikasi tertentu.

Contohnya adalah tools auto-reply pada WhatsApp Business atau Shopee. Selain itu, kamu bisa membuat invoice dan mengatur keuangan pada aplikasi seperti BukuKas atau QuickBooksOnline. Lalu… kalau kamu mau mengatur pertemuan dengan klien dan karyawanmu kamu dapat menggunakan Calendly.

Jangan Lakukan Semuanya Sendiri

Tim dalam usaha kecil dapat saling memudahkan pekerjaan satu sama lain. (Sumber: unsplash.com/photos)
Tim dalam usaha kecil dapat saling memudahkan pekerjaan satu sama lain. (Sumber: unsplash.com/photos)

Meskipun saat menjadi pemilik usaha kamu memaksa kamu untuk multitasking, ini bukan berarti kamu harus mengerjakan semuanya seorang diri. Pekerjaan yang terlalu padat akan berujung pada penurunan performa, loh! Bentuk tim dimana setiap orang memiliki peran yang jelas. Agar kamu tidak berujung repot sendiri, pilih orang-orang yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan tanggung jawab, ya.

Kamu juga perlu menanamkan motivasi dan menaikkan semangat dalam tim. Buatlah sistem yang terorganisir dan mudah diikuti tim kamu. Jangan lupa selalu beri apresiasi pada kemajuan yang anggota kamu capai.

Jika usaha kamu belum memiliki kapasitas untuk merekrut orang baru, kamu bisa mempertimbangkan jasa tertentu untuk berhemat. Contohnya jika usahamu ingin membuat artikel untuk diunggah setiap minggu, coba gunakan jasa Boskonten.com untuk membantu kamu.

Jadi Original dan Tetap Belajar

Menentukan identitas usahamu dan jadi konsisten bisa membantu menaikkan awareness akan usahamu. (Sumber: unsplash.com/photos).

Perubahan memang penting, tapi usaha kamu juga perlu menunjukkan jati diri yang menjadi keistimewaan usahamu. Sebelum ikut-ikutan usaha lainnya, coba pikirkan dulu strategi branding usaha kamu. Setelah itu, kamu pun masih harus tetap belajar memberikan pelayanan yang maksimal untuk konsumen kamu. Tetaplah terbuka atas kritik dan saran yang membangun dari mereka. Bisa saja loh, konsumen yang sekarang ini cerewet akan menjadi pelanggan setia kamu nantinya.

Bagaimana menurut kamu, apakah tips ini membantumu? Kalau membantu, bagikan dengan teman-temanmu ya. Kalau kamu penasaran dengan artikel Boskonten.com lainnya seperti aplikasi planner untuk tim bisnis, kamu bisa langsung kunjung blog kami!


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan