10 Trik Psikologi Harga Menggiurkan yang Menarik Para Pembeli

Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Bagi kamu yang sudah coba banyak cara untuk strategi marketing tapi belum berhasil, coba deh gunakan psikologi harga supaya jualanmu laris manis. Menurut Jilt, ada beberapa strategi yang dapat kamu lakukan saat memasang harga. Psst.. strategi nomor 10 penting banget loh.

Charm Pricing

Kamu mungkin sudah tahu strategi yang ini. Ini adalah strategi mengurangi sedikit harga supaya kelihatan lebih murah dan mempengaruhi konsumen untuk membeli. Contohnya dari Rp 15.000,00 ke Rp 14.999,00.

Prestige Pricing

Kalau tadi sengaja membuat harga kelihatan murah, strategi ini membulatkan harga ke atas agar lebih sederhana. Strategi ini biasanya ditujukan untuk konsumen menengah ke atas yang tidak mau pusing-pusing menghitung harga.

Contoh strategi prestige pricing. Sumber: unsplash.com/photos
Contoh strategi prestige pricing. Sumber: unsplash.com/photos

Framing

Seperti namanya, kamu bisa bingkai harga produkmu itu seharga barang yang terlihat murah dan jadi konsumsi sehari-hari. Kamu bisa gunakan kalimat, “dapatkan produk kami dengan harga segelas susu.”

Harga Coret

Ini salah satu strategi yang bisa langsung menarik perhatian calon pembeli kamu. Pada strategi ini, kamu tunjukkan harga sebelum diskon dan setelah diskon. Contohnya harga Rp 500.000,00 kamu tulis berdampingan dengan harga Rp 275.000,00.

Membandingkan Harga

Buatmu yang cuma punya satu tipe produk atau layanan, tidak ada salahnya untuk diversifikasi produk dan membuat versi premium dari produkmu. Dari sini, kamu bisa membandingkan harga serta penawaran dari produk biasa dan premium kamu.

Strategi ini biasa kamu lihat pada layanan aplikasi, tools, dan kelas berbayar. Jangan lupa untuk menunjukkan bahwa penawaran dari versi premium kamu memang layak untuk dibeli jika dibandingkan dengan versi biasa.

Keluarkan Banyak Opsi

Saat kamu sudah membuat beragam produk dan layanan, akan mudah untukmu memberikan opsi bagi pembelimu untuk memilih yang terbaik untuk mereka. Contohnya penjual kopi memasang harga produknya sebagai berikut: es kopi seharga Rp 17.565,00; es kopi dengan +add Rp 20.219,00; dan es kopi dengan +add dan topping seharga Rp. 23.742,00.

Beli Satu, Gratis Satu

Kalau beli strategi yang ini, kamu juga pasti tergiur. Nah, saat kamu memakai strategi ini, akan lebih berdampak lagi saat kamu memberikan rentang waktu terbatas untuk ini. Seperti biasa, pemburu diskon pasti tidak akan melewatkan kesempatan ini dan akan menceritakannya ke orang yang mereka kenal.

Memberikan batasan waktu atau metode scarcity bisa memicu peningkatan penjualan kamu. (Sumber: unsplash.com/photos).

Font Harga

Visual juga berpengaruh, loh. Jadi, kamu perlu pertimbangkan font style & font size harga yang kamu tetapkan. Ini bukan cuma diterapkan saat penjualan langsung. Malah, poster penjualan online juga banyak menggunakan strategi ini.

Kamu bisa tarik perhartian mereka dengan harga coret berukuran besar berdampingan dengan harga setelah diskon berukuran lebih kecil.

Tonjolkan Efektifitas Produk

Meskipun kita sedang membahas strategi memasang harga, copywriting yang bagus juga bisa menarik perhatian pembeli. Selain harga, tonjolkan juga seberapa efektifnya produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Diskon yang Enak Dilihat

Kamu sudah hitung-hitung diskon mana yang paling menguntungkan sambil memprediksi kapan bisa balik modal. Tapi, metode penyampaian diskon yang kamu pilih tidak menarik buat mereka. Sedih banget kan?

Maka dari itu, sebelum memasang diskon, ada baiknya kamu melakukan survei atau voting diskon mana yang paling menggugah. Contohnya, ‘diskon mana yang menarik, potongan Rp 30.000,00 atau diskon 30 persen?’ Contoh lainnya adalah ‘beli dua dapat diskon 50 persen atau beli satu gratis satu?’


Bagikan artikel ini bila bermanfaat!

Tinggalkan Balasan